News

Ketenaran Bukanlah Tujuan Dalam Memberikan Bantuan

Bill-GatesSiapa yang tak kenal dia sebagai salah satu orang terkaya didunia versi majalah forbes dengan kekayaan yang dimiliki diperkirakan $66 Juta Dollar,berkat perusahaan yang ia dirikan yaitu Microsoft. Dalam wawancaranya Bill mengatakan  ia tidak peduli apakah suatu saat nanti ia dilupakan setelah kematiannya, asalkan penyakit polio dan penyakit kronis lainnya diberantas.

“Saya tidak perlu diingat sama sekali,” kata pendiri Microsoft,57 AFP di New York.

Bill  mengatakan bahwa sejak ia mundur dari  Microsoft dan berfokus pada Yayasannya ” Bill dan Melinda Gates Foundation” , isu  kemiskinan menjadi perhatian terbesar bagi dirinya.

“Tak satu pun dari orang-orang yang beresiko polio tahu apa-apa tentang saya, dan tak seharusnya mereka tahu . Mereka berurusan dengan kehidupan sehari-hari dan fakta bahwa anak mereka mungkin akan lumpuh,” kata Gates dalam sebuah wawancara di sebuah hotel mewah di Manhattan.

Yayasan yang didirikannya telah memberikan bantuan $ 25 Juta Dollar untuk proyek melawan penyakit dan kemiskinan. Dan saat ini yang tersisa $36 Miliar Dollar, Ia dan istrinya memperkirakan dana tersebut akan habis dalam kurun waktu 20 tahun jika tak satupun dari kita mencoba untuk melakukan sesuatu yang nantinya akan berguna secara terus menerus.

Penyakit polio bukan satu-satunya penyakit yang harus mampu kita berantas, bahkan malaria walaupun upaya tersebut butuh waktu yang lama untuk penanganannya. Mengacu pada era Perang Dingin, ketika Barat dan Soviet program berjuang untuk mencari pengaruh di Afrika dan di tempat lain , Gates  mengatakan bantuan yang selama ini diberikan dari negara-negara kaya ke negara miskin bisa jadi efisien atau mungkin lebih buruk, karena banyak dari negara tersebut seperti “membeli persahabatan” padahal tidak seharusnya bantuan yang diberikan perlu diberi nama.

Untuk kedepannya, Gates mengatakan, program memberikan bantuan akan ditambahkan  pada pedoman perusahaan  untuk mengumpulkan  bantuan dalam tujuan tertentu, dengan pemantauan ketat tentunya.

“Bisnis selalu berfokus pada ukuran  dan jika mereka melakukan kesalahan, mereka tidak mendapatkan modal dan dalam kasus yang ekstrim perusahaan berjalan keluar dari bisnis,” katanya.

“Pemerintah dan Para Dermawan  melakukan hal yang sama,” katanya.

Dia optimis bahwa bantuan yang diberikan akan memberikan suatu hal yang baik dalam mengurangi angka kematian anak dan untuk membangun negara-negara seperti Ethiopia tidak akan lama dan akan menjadi “Peningkatan Paling Cepat Dalam Sejarah”. Tetapi mengingat anggaran menyusut dan masalah ekonomi yang sedang dihadapi negara-negara kaya, kesuksesan program ini tentunya bergantung kepada kemurahan hati orang-orang yang tentunya memiliki harta yang “berlebih”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s